Tentang Musim Gugur
Bangku di taman kota merangkul pelan pada tumpukan daun yang jatuh di pangkuannya..
" Apakah kamu merasa sedih ketika kamu berjatuhan seperti ini?" tanya bangku penasaran.
" Sedih sih nggak ya, untuk apa...ini fase kehidupan, lagian apa kamu tidak menyadari betapa indahnya suasana kota ketika mulai datang musim gugur, saya dan teman teman semua menguning dan banyak orang berhenti sejenak untuk menatap saya. Dan lagi, mungkin hal yang terbaik untuk saya untuk berjatuhan sebelum hawa dingin makin menjadi dan salju berjatuhan menutupi seluruh permukaan kota....brrrr" jawab si daun sambil berterbangan menggetarkan badannya.
Bangku tersebut terdiam sesaat sambil bergumam, " Tapi kan itu berarti keberadaan kalian juga akan digantikan oleh tunas baru nanti yang tumbuh di musim semi? Bagaimana dengan burung burung yang bersarang di dahan kalian yang biasanya terlindungi oleh rimbunmu dan teman teman kamu?"
" Mereka pasti menemukan jalannya sendiri dalam hidupnya, tugas saya hanya sampai musim gugur ini untuk tetap bertahan dan memberikan kebahagiaan, setelah itu akan datang yang lain untuk membantu mereka melanjutkan hidup" daun pun tersenyum sambil melanjutkan "Mungkin nanti saat kamu juga menemukan akhir tugasmu, akan ada bangku lain yang menggantikanmu, namun kenangan bagi mereka yang kamu bahagiakan dan cerita yang terjalin di dalamnya akan tetap kamu ingat dan rasakan.
sore itu, musim gugur di taman kota
Comments
Post a Comment